Pendidikan Berbasis Potensi Lokal Jadi Fokus Pengembangan SDM di Paser

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang selaras dengan potensi dan kebutuhan wilayah daerah melalui program pendidikan berbasis potensi lokal.

Wakil Bupati (Wabup) Paser, Ikhwan Antasari, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah melalui program Ayo Sekolah dan target program 1 Desa 1 Sarjana bagi 139 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Paser.

Menurutnya, pendidikan yang diberikan kepada masyarakat tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan potensi wilayah masing-masing. Seperti halnya wilayah pesisir yang memiliki potensi di sektor kelautan dan perikanan.

“Contohnya mahasiswa dari wilayah pesisir, diarahkan mengambil bidang kelautan, perikanan, hingga teknik perkapalan agar nantinya mampu mengembangkan sektor ekonomi masyarakat pesisir,” katanya, Jum’at (8/5/2026).

Ia menjelaskan, melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar daerah, pemerintah menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi sesuai karakter wilayah, sehingga keberadaan lulusan perguruan tinggi benar-benar memberikan dampak bagi pembangunan daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:   DPRD Paser Minta Semua Pihak Peduli Lingkungan untuk Pertahankan Adipura

Selain untuk pelajar dan mahasiswa, Pemkab Paser juga membuka peluang pengembangan sumber daya manusia bagi perangkat desa dan ketua RT melalui program pendidikan maupun pelatihan guna meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mendukung pembangunan daerah.

Ikhwan juga menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Paser terhadap program pendidikan gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ia berharap seluruh pihak, termasuk perguruan tinggi, dapat ikut membantu menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak Kabupaten Paser yang tidak bisa kuliah karena alasan biaya. Pemerintah Kabupaten Paser akan hadir menjamin akses pendidikan bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Paser berharap kerja sama yang terjalin dengan sejumlah perguruan tinggi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas SDM dan pembangunan daerah. (ADV)

Pewarta: Nash

BERITA POPULER