PASER – Dukung Program Kampung Iklim (Proklim) yang terus dicanangkan Pemerintah sebagai upaya mengatasi berbagai permasalahan lingkungan, PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco (PAMA KIDE) lakukan pembinaan terhadap Desa Biu secara berkelanjutan.
Dalam program yang menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan Proklim, khususnya di wilayah desa binaan ring 1, seperti Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu. PAMA KIDE menggelar kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon buah klengkeng dan rambutan sebanyak 35 bibit, yang ditanam di pekarangan rumah warga, pada Jumat (05/06/2026) dengan melibatkan Kelompok Proklim Desa Biu dan Pemerintah Desa Biu.
Sekretaris Desa Biu, Ismiati, menyampaikan program penanaman ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi warga Desa Biu yang mendapatkan bantuan bibit.
“Kami sangat berterima kasih atas program dilaksanakan oleh PAMA KIDE, terutama yang mendukung pelestarian lingkungan. Terlebih Desa Biu saat ini masih memerlukan berbagai program penghijauan produktif,” katanya, Senin (22/6/2026.
Ia juga menyampaikan harapannya, bahwa program ini bisa menjadi permulaan bagi Desa Biu, untuk menjadi desa yang lestari dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sebab, buah yang dihasilkan nantinya dapat menjadi sumber pendapatan dan identitas desa di masa depan.
Sementara itu, CSR Officer, Farhan Indirwan, menyebutkan bahwa program penanaman bibit pohon buah yang dilaksanakan di Desa Biu ini merupakan rangkaian pembinaan Proklim yang terus berjalan dari tahun sebelumnya.
“Kami mengapresiasi atas antusias dan kontribusi dari masyarakat Desa Biu, khususnya kepada Pemerintah Desa dan Kelompok Proklim Biu yang senantiasa mendukung seluruh program lingkungan yang diinisiasi oleh PAMA KIDE,” terangnya.
Selain itu, Farhan juga menjelaskan bahwa program penanaman pohon berbuah ini akan terus dilaksanakan secara jangka panjang, guna memastikan seluruh pohon yang ditanam dapat tumbuh secara menyeluruh di Desa Biu.
Hal ini juga menjadi upaya perusahaan untuk terus mengedepankan praktik Environmental, Social, dan Governance (ESG) yang berdampak positif bagi seluruh pihak.
“Dalam rangka mewujudkan ketercapaian SDG’s demi mencapai Indonesia Emas yang tangguh dan mandiri, terutama dalam aspek ekonomi dan lingkungan,” pungkasnya.
Pewarta: Nash


