Bupati Malinau Sebut Listrik Jadi Fondasi Pendidikan hingga Ekonomi Desa

MALINAU – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) bersama Pemerintah Kabupaten Malinau terus memperkuat sinergi dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat hingga wilayah terpencil. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyalaan listrik di Desa Tanjung Nanga, Kecamatan Malinau Selatan Hulu, yang diresmikan secara simbolis pada 26 Juni 2026.

Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa, mengatakan listrik merupakan kebutuhan dasar yang menjadi fondasi pembangunan daerah. Menurutnya, keberadaan listrik berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi, hingga mendukung transformasi pelayanan publik melalui implementasi Smart Government di Kabupaten Malinau.

“Listrik merupakan kebutuhan prioritas masyarakat. Dalam mewujudkan Smart Government, pelayanan publik harus berjalan cepat, terintegrasi, dan berbasis digital. Semua itu membutuhkan dukungan listrik yang memadai. Kami menjadi saksi bahwa mewujudkan listrik di Desa Tanjung Nanga bukanlah pekerjaan yang mudah. Selama proses pembangunan, kami melihat langsung kerja keras dan dedikasi insan PLN yang tetap berupaya menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan. Hari ini, perjuangan tersebut telah membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Malinau, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN yang telah membantu mewujudkan harapan masyarakat Desa Tanjung Nanga,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Baca Juga:   Aksi Demonstrasi Besar Siap Digelar di Benua Etam

Ia menjelaskan pembangunan jaringan listrik di Kabupaten Malinau memiliki tantangan yang tidak ringan. Dengan luas wilayah sekitar 34 ribu kilometer persegi serta sebaran permukiman yang berjauhan, pembangunan infrastruktur kelistrikan membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, PLN, perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan.

Khusus di Desa Tanjung Nanga, pembangunan jaringan juga harus melalui koordinasi dengan berbagai pihak karena berada di kawasan aktivitas pertambangan. Berkat sinergi tersebut, masyarakat kini dapat menikmati manfaat listrik untuk mendukung berbagai aktivitas.

“Puji Tuhan, Alhamdulillah, masyarakat Desa Tanjung Nanga kini dapat menikmati listrik seperti daerah lainnya. Kehadiran listrik akan memberikan dampak besar bagi pendidikan, pelayanan kesehatan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut untuk menjangkau desa-desa lainnya di Kabupaten Malinau,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau atas dukungan dan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah pedalaman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Malinau beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Malinau yang senantiasa mendampingi proses pembangunan listrik di Desa Tanjung Nanga. Dukungan pemerintah daerah dalam koordinasi, fasilitasi, dan penyelesaian berbagai tantangan di lapangan menjadi faktor penting sehingga program ini dapat terwujud dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” ujar Chaliq.

Baca Juga:   STIPER Terlibat, Mahasiswa Turun Langsung ke Lapangan

Menurut Chaliq, pembangunan kelistrikan di wilayah terpencil tidak dapat dilakukan oleh PLN sendiri. Keberhasilan menghadirkan listrik merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi yang telah terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Malinau menjadi semangat bagi PLN untuk terus memperluas akses listrik hingga ke pelosok Kalimantan Utara. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati manfaat listrik sebagai penggerak pendidikan, pelayanan publik, aktivitas ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup,” tutup Chaliq.

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S.

BERITA POPULER