PASER – Direktur Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Muhsin Palinrungi, digadang-gadang sebagai calon Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam (IKA-PMII) Kalimantan Timur (Kaltim) periode mendatang.
Nama salah satu orang penting di lembaga pemerintah setingkat kementerian ini berhembus, setelah IKA-PMII Kaltim berencana akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke V di Hotel Bumi Senyiur, Jalan Diponegoro Kota Samarinda, Kamis (4/5/2025) besok.
Ia digadang-gadang masuk bursa setelah 3 nama lain mencuat lebih dahulu. Ketiganya yakni Zamroni-Akademisi UINSI, Syaparudin-Ketua TWAP Samarinda dan Syafrudin-Anggota DPR RI. Sementara kemunculannya, lantaran dahulu berperan sangat aktif di PMII Kota Makassar dan kini Ketua IKA-PMII Paser.
“Saya hanya menerima aspirasi dan dorongan alumni PMII seluruh Paser, mengingat PMII sangat bertumbuh dan harus diperbesar lagi perannya pada skala Kaltim” ujar Muhsin.
Ia mengklaim telah mengantongi sedikitnya 2 dukungan yakni dari IKA-PMII Paser dan PPU. Meski bersifat dorongan, namun ia tetap bertekad jika amanah diberikan. Baginya, PMII harus sungguh-sungguh hadir di tengah ketidakseimbangan sosial.
Menurutnya, IKA-PMII memiliki potensi sangat besar dalam memberi warna bagi kelangsungan pembangunan di Provinsi Kaltim. “PMII itu memiliki resources profesional sangat besar, kalau di orkestrasi maksimal, maka akan memberi manfaat lebih luas” sebutnya.
Meski demikian ia sangat menghormati proses dinamika Muswil nantinya. Siapapun terpilih akan didukung bersama dan akan bersatu dalam pergerakan. Kegiatan ini, kelima kalinya sejak IKA-PMII terbentuk di Provinsi Kaltim.
Ketua sebelumnya, yakni Rusman Ya’qub, akan mengakhiri masa baktinya. Kali ini, Muswil tersebut mengangkat tema “Kesatuan Gerak Menuju Kemajuan Daerah dan Bangsa” yang akan dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar IKA-PMII, Fathan Subchi, yang juga Anggota BPK RI.
Muswil kelima ini akan diikuti 5 pengurus cabang Alumni PMII, seperti Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Timur. Sementara 5 Kabupaten/Kota lainnya sebagai peninjau.
Agenda ini dirangkai Simposium Nasional bertajuk “Membaca Ulang Pengelolaan Keuangan Daerah di Era Transparansi” diisi langsung Fathan Subchi. Simposium mengundang Bupati dan Walikota se Kaltim, DPRD, Organisasi Kemasyarakatan, Mahasiswa, kepemudaan dan seluruh anggota PMII aktif.
“Kami merasa perlu membincangkan isu tata kelola keuangan, mengingat sumber masalah keuangan biasanya ada di cara mengelolanya. Diharapkan Muswil kelima ini memilih ketua umum baru dengan energi baru dan pergerakan baru.” ujar Ketua Panitia Muswil ke V IKA-PMII Kaltim, Rusdiono.
Pewarta: TB Sihombing


