PASER – Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Kabupaten Paser menyampaikan pandangan umumnya terhadap Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Dalam penyampaiannya, Anggota Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Paser, Lasminah, memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser yang berhasil menurunkan angka kemiskinan pada tahun 2024.
Namun demikian, Fraksi NasDem menyoroti pentingnya kesinambungan program pengentasan kemiskinan, serta meminta penjelasan lebih rinci terkait strategi yang diterapkan termasuk jenis program yang dapat menurunkan angka kemiskinan.
“Strategi dan program apa yang diterapkan sehingga mampu menurunkan angka kemiskinan Dan bagaimana keberlanjutan program-program tersebut agar penurunan angka kemiskinan tetap konsisten setiap tahun?,” ujar Lasminah saat membacakan pandangan Fraksi.
Menurut Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Paser, capaian penurunan angka kemiskinan menunjukkan keberhasilan kinerja pemerintah daerah. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk berkontribusi secara komprehensif dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Lebih lanjut, Fraksi NasDem menekankan bahwa keterbatasan ruang fiskal daerah tidak seharusnya menjadi alasan untuk menurunkan target kinerja. Komitmen dan inovasi tetap harus dilakukan agar program-program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan efektif, meski kondisi anggaran terbatas.
Pada akhir penyampaian, Fraksi NasDem menyatakan setuju agar pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun 2025 dapat dilanjutkan ke tahap pembahasan selanjutnya. “Pada prinsipnya, Fraksi Nasional Demokrat setuju untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan. Terima kasih atas perhatiannya,” pungkasnya. (TW/Adv)


