Terpilih Secara Aklamasi, Ikhwan Antasari kembali Nahkodai Partai Golkar Paser

PASER – Ikhwan Antasari kembali nakhodai Partai Golkar Kabupaten Paser, setelah terpilih secara aklamasi karena menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Paser, yang digelar pada Rabu, 25 Februari 2026, di Ballroom Hotel Bumi Paser.

Terpilihnya Ikhwan Antasari untuk periode keduanya, menandai kepercayaan penuh pemilik suara Partai Golkar Paser terhadap kepemimpinannya selama lima tahun kebelakang. Sehingga, dalam musda kali ini mereka tidak ragu untuk kembali menjadikannya pimpinan tertinggi partai berlogo pohon beringin tersebut. Setidaknya selama lima tahun ke depan.

“Terima kasih atas kepercayaan ini. Amanah yang diberikan tentu menjadi tanggung jawab besar, khususnya dalam menjalankan program kerja hasil Musda hingga akhir masa jabatan 2030,” kata Ikhwan Antasari, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Paser.

Orang nomor dua di Kabupaten Paser ini menegaskan, komitmennya untuk membangun sinergi antara Partai Golkar dan pemerintah daerah demi menyukseskan program serta visi-misi, yang merupakan bagian dari janji politiknya bersama Bupati Fahmi Fadli. Yakni Paser yang Tanggung, Unggul, Tranformatif, Adil dan Sejahtera (TUNTAS). Tidak hanya itu, Ikhwan juga menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.

Baca Juga:   Mendadak Polres Paser Gelar Tes Urine 27 Polisi, Ini Hasilnya

“Target kami jelas, perolehan kursi DPRD harus meningkat. Mau itu delapan, sembilan, atau sepuluh kursi, yang penting Golkar menang,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), M Husni Fahruddin, menilai terpilihnya kembali Ikhwan Antasari bukanlah sesuatu yang instan. Melainkan hasil dari sistem kaderisasi dan daya juang yang kuat.

“Pemilik suara memilih Ikhwan karena dinilai berhasil mengembangkan partai. Perolehan kursi DPRD Paser naik dari lima menjadi tujuh kursi, bahkan telah berhasil menjadi wakil bupati,” jelasnya.

Menurut Husni, musyawarah mufakat seperti yang terjadi di Musda Golkar Paser terbilang jarang, mengingat dinamika politik yang biasanya cukup tinggi dalam Musda yang berlangsung di daerah lainnya. Namun, kesepakatan bulat ini mencerminkan apresiasi atas prestasi yang telah diraih.

“Sehingga pada hari ini, harapan kita kepada ikhwan antasari agar tidak setop pada pencapaian 7 kursi itu. Tapi paling tidak, menaikkan perolehan kursinya untuk kemudian menjadi pemenang di Paser,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya harmonisasi antara legislatif dan eksekutif. Dengan kebersamaan yang akan terjalin selama satu dekade, Husni optimistis kolaborasi lintas partai khususnya PKB dan Golkar, dapat mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Paser.

Baca Juga:   Seruan Pembangunan Nyata, Peringati Hari Kemerdekaan RI Ke 78 di Paser

“Bupati yang berbeda partai juga mensuport dan meyakini bahwa dengan kebersamaan selama 10 tahun dengan ikhwan antasari, akan menciptakan masyarakat yang sejahtera,” tutupnya.

Pewarta: Nash
Editor : Muhammad Rafi’i

BERITA POPULER