PASER – Rencana pembentukan universitas di Bumi Daya Taka terus berprogres, setelah menjalin kerjasama dengan salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Paser, yaknk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Praja (STIE-WP) Tanah Grogot.
Paser melalui STIE-WP akan menggandeng Sapta Group yang merupakan pusat pendidikan dan bisnis terintegrasi, yang menaungi sejumlah institusi pendidikan tinggi di Indonesia.
Dalam mewujudkan rencana tersebut, Sekretaris Yayasan Widya Praja, M Iskandar Zulkarnain, mengatakan pihaknya bersama Yayasan Sapta Group telah meninjau sejumlah fasilitas di gedung sekolah tinggi di Desa Janju yang baru dibangun pemerintah daerah, sebagai bagian dari rencana pengembangan pendidikan di Bumi Daya Taka.

Setelah melakukan peninjauan ke sejumlah fasilitas perguruan tinggi di daerah, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan audiensi bersama Bupati Paser, Fahmi Fadli, guna membahas kerjasama pengembangan kampus menjadi universitas.
“Pertemuan antara Bupati Paser dengan jajaran Yayasan Sapta Grup dan Yayasan Widya Praja, menjadi langkah awal kerjasama strategis untuk memperkuat pengembangan Perguruan Tinggi di Paser,” katanya, Senin, (2/3/2026).
Sapta Group sendiri, merupakan sebuah konsorsium layanan berorientasi pada pendidikan, pelatihan dan sertifikasi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang menaungi berbagai institusi ternama. Seperti Universitas Sapta Mandiri, AMIK Multicom, AMIK Mahaputra, Akademi Kebidanan Laksamana, serta beberapa unit usaha strategis lainnya.
Adapun salah satu tujuan keterlibatan Sapta Grup ini, adalah untuk menghadirkan Universitas di Kabupaten Paser. Selain dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan, tapi juga meningkatkan daya saing masyarakat, melalui penyediaan Program Studi (Prodi) yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Sehingga, diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Dalam pertemuan ini, juga dibahas rencana jenjang Prodi yang akan dibuka melalui skema kerjasama pengembangan universitas. Seperti Prodi S1 (strata satu) sipil, informatika, perencanaan wilayah kota, PGSD, akuntansi, manajemen dan D3 (diploma tiga) kebidanan,” jelasnya.
Untuk diketahui, saat ini di Kabupaten Paser telah memiliki 4 Perguruan Tinggi. Di antaranya Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) yang fokus pada pertanian dan bisnis digital, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Rusyd yang berfokus pada pengembangan ilmu kependidikan Islam, STIE-WP dengan program studi manajemen, dan Universitas Terbuka (UT).
Pewarta: Nash
Editor : Muhammad Rafi’i


