Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan Proyek Renovasi Rujab

SAMARINDA – Rencana renovasi rumah jabatan serta ruang kerja Gubernur dan Wakil Gubernur di Kalimantan Timur dengan anggaran mencapai Rp25 miliar terus menuai sorotan. Di tengah kondisi ekonomi dan beragam kebutuhan masyarakat, publik kini semakin lantang menyuarakan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa kebijakan renovasi tersebut didasarkan pada kebutuhan nyata. Ia menyebut rumah jabatan gubernur sudah puluhan tahun tidak ditempati, sehingga banyak bagian bangunan yang mengalami penurunan fungsi dan memerlukan perbaikan menyeluruh.

“Rumah jabatan ini puluhan tahun tidak ditempati. Tentu banyak hal yang harus dibenahi, baik dari sisi bangunan maupun fasilitas pendukungnya,” ujarnya.

Rudy juga memastikan bahwa proses penganggaran telah melalui tahapan sesuai aturan yang berlaku, mulai dari pembahasan internal hingga persetujuan lintas lembaga.

“Yang jelas semuanya prosesnya sesuai dengan SOP, sesuai prosedur. Itu dianggarkan, dibahas bersama tim TAPD, kemudian dengan DPRD, dan juga disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas menjadi landasan utama dalam proyek tersebut.

Baca Juga:   Keluhan Reses Menguat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Fokus

“Intinya semuanya transparan, akuntabel, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Meski demikian, tuntutan publik tidak berhenti pada legalitas prosedur semata. Sejumlah pengamat dan elemen masyarakat menilai pemerintah daerah perlu membuka rincian anggaran secara lebih detail, termasuk spesifikasi pekerjaan, tahapan pelaksanaan, hingga dasar perhitungan biaya.

Selain itu, efisiensi juga menjadi perhatian utama. Publik berharap pemerintah mampu memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan benar-benar memberikan manfaat maksimal, tanpa pemborosan, serta tetap mempertimbangkan prioritas kebutuhan masyarakat lainnya seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Terkait besaran anggaran, Rudy menyebut aspek teknis akan dijelaskan lebih lanjut oleh tim terkait.

“Nanti teknisnya bisa ditanyakan ke tim TAPD,” singkatnya. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

BERITA POPULER