NUSANTARA – Ratusan peserta memadati kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam kegiatan Envi Walk yang digelar Otorita IKN bersama sejumlah mitra, Senin (16/6/2026). Kegiatan jalan sehat lingkungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni.
Sejak pukul 06.30 WITA, peserta yang mengenakan kaus berwarna oranye tampak antusias menikmati suasana pagi di kawasan Plaza Ceremony, Sentra Massa, hingga Nusantara Park. Salah satu rute yang menjadi favorit peserta adalah Forest Trail atau jembatan susur hutan yang berada di samping Gedung Oval Gallery.
Setelah menyelesaikan rute jalan santai, peserta berkumpul di Nusantara Park untuk mengikuti senam bersama serta berbagai kegiatan hiburan dan edukasi. Acara semakin meriah dengan penampilan seni, kuis cinta rupiah yang digelar Bank Indonesia, hingga pemilihan kostum terbaik peserta.

Kepala Sekretariat Kerja Bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia IKN, Aura Pandu Wirawan, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Terima kasih kepada para peserta yang sudah berpartisipasi dan menjawab berbagai pertanyaan dalam kuis. Mari semakin cinta rupiah dan IKN,” ujarnya.
Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita IKN, Lazuardi Nasution, menjelaskan bahwa Envi Walk merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang sebelumnya diawali dengan kerja bakti di kawasan Masjid Negara IKN, telekonferensi nasional, penanaman mangrove, hingga aksi bersih pantai di Tanah Merah, Samboja.
“Kami menyelenggarakan Envi Walk bertepatan dengan momentum libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan ini melibatkan masyarakat Otorita IKN maupun masyarakat sekitar untuk bersama-sama menikmati kawasan KIPP,” jelasnya.
Menurut Lazuardi, Envi Walk tidak sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga sarana membangun budaya hidup ramah lingkungan.
“Makna kegiatan ini bukan hanya jalan santai. Kami ingin membangun budaya berjalan kaki untuk mengurangi emisi karbon dari transportasi. Selain itu, masyarakat juga diajak lebih dekat dengan lingkungan, lebih peka terhadap kondisi sekitar, serta menghargai keindahan Nusantara,” katanya.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Bank Indonesia dan Arsari Group.
Selain aktivitas luar ruang, pengunjung juga dapat mengunjungi pameran yang digelar di Gedung Sentra Massa. Berbagai produk hasil daur ulang dan karya komunitas lingkungan dipamerkan, mulai dari tas rajut berbahan plastik bekas, sabun dan deterjen dari limbah kulit buah, hingga pot tanaman yang dibuat dari handuk bekas.
Ketua Bank Sampah Unit Bersemi Samboja Barat, Mira, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Senang sekali karena kami bisa memperkenalkan produk-produk hasil karya kelompok kepada masyarakat. Bahkan beberapa produk juga dibeli oleh pengunjung,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Otorita IKN bersama sejumlah mitra dijadwalkan melakukan revegetasi lahan bekas tambang batu bara di Kecamatan Samboja dengan menanam sekitar 1.000 bibit pohon.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S.


