Fahmi Beberkan Realisasi APBD Kabupaten Paser 2024

PASER – Bupati Paser, Fahmi Fadli, beberkan hasil realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser 2024 dihadapan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser.

Penyampaian itu dipaparkan saat rapat paripurna tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Paser 2024 sebagai Peraturan Daerah (Perda) di Gedung Baling Seleloi, Sekretariat DPRD Kabupaten Paser, Kamis (17/07/2025).

Dalam penjelasannya, Fahmi menyebut, realisasi pendapatan pada APBD Kabupaten Paser 2024 sebesar Rp 4,82 triliun. Jumlah itu, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan 2023 sebesar Rp 3,73 triliun.

“Terjadi peningkatan realisasi pendapatan sebesar Rp 1,09 triliun rupiah lebih atau sekitar 29,39 persen dari tahun sebelumnya,” kata Fahmi.

Realisasi pendapatan itu juga melampaui dari anggaran yang ditetapkan pada APBD Kabupaten Paser 2024 sebesar Rp 4,72 triliun. Artinya, realisasi pendapatan daerah pada 2024 sekitar 102,13 persen. Salah satu sumber pendapatan didominasi oleh pendapatan transfer yang mencapai Rp 4,28 triliun.

Sementara, dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya sebesar Rp 349,25 miliar dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 188,91 miliar. Ia menyebut pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan menghadapi banyak dinamika dan merupakan hal normal dalam pelaksanaan pembangunan selama 2024.

Baca Juga:   Pemkab Paser Tunggu Aturan Teknis Pasca Revisi UU Desa Disahkan

“Pemkab Paser memang membutuhkan dukungan dan masukan serta hal-hal kritis dari masyarakat, sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerintah,” tambahnya.

Tahun ini Pemkab Paser dalam pemeriksaan laporan keuangan daerah 2024 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-12 kalinya. “Suatu prestasi yang sangat membanggakan bagi Pemkab Paser karena bukan persoalan mudah untuk meraihnya selama 12 kali berturut-turut,” ujarnya.

Diketahui, selain realisasi pendapatan, Fahmi turut memaparkan komponen belanja daerah yang meliputi belanja operasi, belanja modal dan belanja tidak tertuga pada 2024. Totalnya, sebesar Rp 4,90 triliun atau 90,99 persen dari total rencana belanja yang direncanakan sebesar Rp 5,38 triliun.

Selain itu, terdapat pula Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) baik 2023 maupun 2024. Pada 2023, SiLPA Kabupaten Paser mencapai Rp 676,09 miliar. Sementara pada 2024 terdapat SiLPA sebesar Rp 586,46 miliar.

Pewarta: Nash

Editor: Yusva Alam

BERITA POPULER