Kelompok Guru Swasta Keluhkan Kesejahteraan ke DPRD Paser

PASER – Forum Komunikasi Sekolah Swasta (FKSS) Kabupaten Paser yang terdiri dari para pengurus dan guru sekolah swasta dan pondok pesantren mengunjungi Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser, Rabu (30/7/2025).

Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi pendidikan swasta salah satunya kondisi kesejahteraan guru-guru di sekolah swasta yang masih jauh dari layak dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di bidang keagamaan.

Ketua FKSS Paser Muliadi mengungkapkan, pendirian sekolah swasta dan pondok pesantren didasari oleh niat tulus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan, terutama pendidikan keagamaan, yang belum sepenuhnya terwadahi oleh sekolah negeri.

“Undang-undang pun melindungi kami dalam visi mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Muliadi.

Salah satu kekhawatiran terbesar FKSS terhadap isu Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) 2025 yang belum dialokasikan untuk sekolah swasta. Mereka juga meminta kejelasan mengenai bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser yakni Satu Laptop Satu Guru.

FKSS berharap DPRD dapat mendorong pembuatan Peraturan Daerah (Perda) khusus untuk pesantren dan sekolah swasta, mengingat ada ratusan sekolah dan ribuan guru di sektor ini yang berkontribusi pada pendidikan di Kabupaten Paser.

Baca Juga:   Mendadak Polres Paser Gelar Tes Urine 27 Polisi, Ini Hasilnya

Mereka percaya bahwa negara akan lebih mudah dibangun dengan fondasi keimanan yang kuat. Namun, tidak semua lembaga pendidikan swasta memiliki kekuatan finansial yang memadai. Dia berharap gaji guru dan sarana prasarana di sekolah swasta dapat disesuaikan dengan standar sekolah negeri.

“Tujuannya agar pendidikan di Paser bisa sama-sama maju, baik yang negeri maupun swasta,” tegas Muliadi.

Menyikapi hal itu, Sekertaris DPRD Kabupaten Paser M Iskandar Zulkarnain, mengatakan segera memfasilitasi FKSS Kabupaten Paser untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait permasalahan yang dialami kepada Anggota DPRD Kabupaten Paser.

“Seluruh aspirasi mereka yang hadir yaitu FKKS Paser kami telah catat semuanya yang nanti akan kami sampaikan ke pimpinan DPRD Paser, ” Kata Zulkarnain. (TW/Adv)

BERITA POPULER