SAMARINDA – Euforia Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kalimantan Timur. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan fasilitas nonton bareng (nobar) di sejumlah titik untuk memberi ruang bagi masyarakat menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia secara bersama-sama.
Rencana tersebut disampaikan langsung Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Ia memastikan persiapan nobar telah dibahas dan dalam waktu dekat akan direalisasikan di beberapa lokasi strategis milik pemerintah provinsi.
Menurut Rudy, kegiatan nobar tidak sekadar menghadirkan tontonan pertandingan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat. Pemprov Kaltim ingin menghadirkan suasana Piala Dunia yang meriah, terbuka, dan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Konsep nobar ini sudah kita bahas, nanti akan dilaksanakan di berbagai lokasi. Kami ingin masyarakat bisa hadir, menikmati pertandingan, sekaligus merasakan semangat kebersamaan dalam suasana Piala Dunia,” ujar Rudy usai rapat di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Senin (22/6/2026).
Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain kawasan depan Kantor Gubernur Kaltim dan sejumlah aset Pemprov lainnya yang dinilai representatif untuk menampung antusiasme masyarakat. Selain itu, pemerintah juga membuka kemungkinan pemanfaatan hotel maupun ruang terbuka lainnya agar jangkauan nobar semakin luas.
Tak hanya itu, Pemprov Kaltim juga menyiapkan konsep nobar keliling menggunakan mobil videotron. Skema tersebut dinilai mampu menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga atmosfer Piala Dunia dapat dirasakan hingga ke berbagai sudut daerah.
“Tidak hanya di satu titik, kami juga siapkan nobar keliling menggunakan mobil videotron agar lebih banyak masyarakat bisa ikut menikmati,” katanya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltim menghadirkan ruang hiburan publik yang inklusif sekaligus mempererat kebersamaan warga. Di sisi lain, kegiatan nobar juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Pedagang makanan, minuman, hingga pelaku usaha kecil diperkirakan akan memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama penyelenggaraan nobar.
Rudy menegaskan seluruh rangkaian nobar akan dikemas secara terbuka dan meriah agar benar-benar menjadi pesta rakyat dalam menyambut Piala Dunia 2026.
“Yang jelas, semua kita siapkan supaya masyarakat bisa menikmati Piala Dunia dalam suasana kebersamaan. Jadi jangan sampai terlewatkan,” tegasnya.
Penulis: Hanafi
Editor: Agus S.


