PASER – Aktivitas membuat dan membagikan informasi dalam berbagai format seperti tulisan, gambar, suara, atau video melalui media digital kini kian di gandrungi oleh anak muda tidak lain di Kabupaten Paser.
Tidak jarang, konten kreator kini sudah banyak ditemui karena berkonten melalui beragam platform digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi, maupun penyebaran informasi kepada masyarakat secara luas melalui dunia maya.
Bahkan, untuk dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membuat konten, PAYONG.ID Komunitas Ekonomi Kreatif Paser bekerja sama dengan Seksi Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Kreatif (SDM-Ekraf) Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser memberikan pelatihan khususnya pemuda dan pengelola desa wisata.
“Dalam memanfaatkan media digital dan fotografi untuk promosi wisata dan potensi desa, ini menjadi perlu dalam rangka mendukung pengembangan Desa Wisata,” kata Kepala Bidang (Kabid) Ekraf Disporapar Kabupaten Paser, Ita Muetia Nirmala Wati.
Dalam mendukung pengembangan itu, sebanyak 30 orang dari berbagai latar belakang di Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro, turut mendapat pemahaman dalam pembuatan konten yang berlangsung di Aula Pertemuan Wisata Mangrove Alas Lati Tuo, Rabu (17/9/2025).
Puluhan warga desa setempat guna menyesuaikan kemajuan teknologi itu, terdiri dari Perangkat Desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna, Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) dan masyarakat di Desa Klempang Sari.
Professional Photographer, Andi Hamzah, salah satu narasumber pelatihan itu meneyatakan, pelatihan terhadap peserta ini bermanfaat untuk meningkatkan mutu pelayanan utamanya pada bagian promosi agar dapat menggaet wisatawan.
Ia menyebut, beberapa dasar-dasar pembuatan konten digital diberikan agar dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam mengelola konten digital secara kreatif dan berdaya guna untuk memajukan desa wisata.
“Kami berikan pelatihan teknik pembuatan konten media untuk promosi wisata, strategi pemasaran digital desa wisata, hingga praktek fotografi dan vidiografi di area wisata mangrove,” ujarnya.

Tujuannya, agar peserta memahami teknik dasar pembuatan konten digital dan fotografi serta mampu mempraktikkan teknik fotografi dan vidiografi untuk promosi wisata. Termasuk, membagun jejaring antara komunitas kreatif, perangkat desa, dan pengelola wisata untuk pengembangan potensi desa.
“Alhamdullilah kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas konten digital dan fotografi di Desa Wisata Klempang Sari berjalan dengan lancar dan mendapat apresiasi dari peserta serta pihak desa,” pungkasnya.
Pewarta: TB Sihombing


