spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mahasiswa Harus Ikut Sukseskan Pemilu 2024

PASER – Generasi muda khususnya peran mahasiswa di Kabupaten Paser harus mengambil peran dalam pemberantasan penggunaan politik identitas pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Salah satu upaya yang dapat dilakukan, yakni berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan pemilihan.

Hal itu diungkapkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser, Dyah Elly Kusrini, di hadapan puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Praja, agar menghasilkan pemilu yang demokratis, bersih, dan bermartabat.

“Peran mahasiswa sangat dibutuhkan dengan memberikan edukasi politik kepada masyarakat, khususnya kaum muda agar pemilu berjalan demokratis, bersih dan bermartabat,” kata Dyah Elly Kusrini.

Menurutnya, selain turut serta dan memberikan edukasi politik kepada masyarakat, mahasiswa juga perlu ikut serta dalam mengawasi seluruh tahapan Pemilu. Contohnya terkait isu politik yang terjadi di daerah yakni politik identitas dan politik uang.

“Dua isu politik ini memang masalah klasik yang selalu terjadi berulang-ulang, namun dengan adanya penyadaran melalui edukasi politik dan pengawasan, masalah ini bisa ditekan,” jelasnya.

Baca Juga:   Selamat Milad ke-56 Wabup Syarifah, Dirayakan Sederhana Sambil Bekerja

Selain itu, masalah lain yang potensi muncul selama Pemilu 2024, yakni penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial. Dyah berharap mahasiswa memenuhi ruang-ruang media sosial dengan konten yang tidak provokatif dan terhindar dari isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

“Politik identitas harus selalu menjadi perhatian karena bisa mengganggu integrasi bangsa dan mengganggu stabilitas daerah, ” katanya.

Dyah mengingatkan setelah penetapan daftar pemilih tetap (DPT), mahasiswa harus memastikan apakah hak pilihnya sudah terlindungi dalam DPT. “Silakan cek, apakah hak pilihnya terlindungi dalam DPT, termasuk keluarga dan orang-orang yang terdekat,” katanya. (bs)

BERITA POPULER